Terkadang terjadi kesimpangsiuran antara pengertian seni lukis
dan seni gambar. Lukisan dan gambar tidak bisa dibedakan dengan sekedar
memilahkan material yang digunakan. Tetapi lebih jauh lagi untuk
memilahkan keduanya memerlukan pertimbangan estetik, latar belakang
pembuatan karya, dan sebagainya.
Secara sepintas seni gambar merupakan seni lukis yang menonjolkan unsur
garis sedangkan seni lukis sendiri lebih menonjolkan pada warna. Namun
pada penerapan dan perkembangan seni gambar pada kurun selanjutnya
mengabaikan pendapat tersebut, dan seni gambar bukan lagi sebagai karya
ilustrasi, bahkan kini seni gambar menggunakan medium seperti yang
berlaku pada seni lukis.
Seni gambar pada tingkat yang paling sederhana, adalah dasar bagi segala
hal. Dalam seni gambar ternyata berdiri sebagai fakta kasat mata yang
memperlihatkan pikiran dan rencana seniman di setiap wilayah
kreatifitasnya.
Sebagai karya seni
yang utuh dan berdiri sendiri. Pada fungsi ini gambar telah
memperlihatkan kelengkapan pernyataan seniman. Perlakuan gambar pada
fungsi ini kadang kerap pula dipadu dengan inovasi tehnik lainnya,
ketika gambar berpadu dengan cerita (sastra) maka disebut komik.
Terakhir adalah gambar berfungsi sebagai media studi yang melandasi
pekerjaan berikutnya seperti lukis, patung, artsitektur, ilmu
pengetahuan dan lain-lainnya.
Pada mulanya seni gambar merupakan karya ilustrasi, yaitu untuk
menerangkan atau memberi keterangan terhadap orang lain. Menggambar
merupakan medium untuk mencapai simbol figuratif dalam pencapaian bentuk
seni lukis atau dengan kata lain seni lukis adalah sebuah pengembangan
yang lebih utuh dari gambar.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Sanento Yuliman, Dua Seni Rupa, (Jakarta: Kalam, 2001). Dharsono Sony Kartika, Seni Rupa Modern, (Bandung, Rekayasa Sains, 2004). Sulebar M. Sukarman, “Berbagai Pengalaman Kreatif”, dalam Katalog Pameran Tunggal II Ari Setiawan (Berbagai Pengalaman Kreatif, (Semarang: Museum Ronggowarsito, 28 Nov-2 Des, 2005). Soegeng TM. Ed, Pengantar Apresiasi Seni Rupa, (Surakarta : ASKI, 1987).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar